OM SWASTYASTU * SELAMAT DATANG DI SASTRA AGAMA INI * SEMOGA SEMUA INFORMASI YANG DISAJIKAN DI SASTRA AGAMA BERGUNA BUAT SAUDARA DAN SAUDARI * SAHABAT DAN REKAN SEMUA * ARTIKEL YANG TERSAJI DISINI MERUPAKAN REFERENSI DARI BERBAGAI SUMBER YANG TERPERCAYA * TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Tampilkan postingan dengan label Bhuwana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bhuwana. Tampilkan semua postingan

Bhuwana Agung

Diceritakan pada mulanya alam semesta ini belum ada apa-apa atau kosong,
yang ada hanya kekosongan (luang) dan awalnya yang ada hanya satu yaitu Hyang Widhi, Tuhan Yang Maha Esa sebagaimana yang dijelaskan eka wara sebagai tingkatan dalam wewaran.
Namun Beliau dengan kemahakuasaan dan kekuatan Cadhu Sakti-Nya sebagai penyebab matahari yang menjadi sumber energi utama di dunia ini selalu dapat bersinar. 
Dalam sebuah tantra, dijelaskan bahwa keseluruhan alam semesta ini adalah bhuwana agung itu sendiri.

Selain itu, bhuwana agung yang juga diberikan dalam berbagai sebutan seperti :

Panca Maha Butha

Panca Maha Butha adalah lima unsur elemen atau zat dasar yang membentuk lapisan mahluk hidup termasuk badan manusia (sarira kosha) yang sesuai dengan hukum rta,
seluruh unsur-unsur ini juga membentuk bhuwana agung, alam semesta kita ini.
Kelima unsur atau zat Panca Maha Buta membangun kesadaran itu disebutkan terdiri dari :
  1. Pertiwi; unsur padat / tanah
  2. Apah; unsur cair /air
  3. Teja; unsur cahaya / api
  4. Bayu; unsur angin / udara
  5. Akasa; ruang / eter
Juga sebagai kekuatan yang memiliki sifat bhuta dewa (kekuatan anglurah / penglurahpenjaga para dewa) sebagaimana disebutkan dalam kutipan artikel penglurah << abstraksi agung yoga, Panca Maha Bhuta ini digolongkan

Sarira Kosha, "Bhuwana Alit"

Sarira (sharira kosha); "sang aku"; Bhuwana Alit) merupakan bagian yang berkaitan dengan lapisan pembentukan badan manusia atau kehidupan dari setiap mahluk yang dalam bahasa sansekerta berarti :
  • sesuatu yang gampang terurai, 
  • sesuatu yang mudah lenyap atau sesuatu yang sifatnya sementara / tidak abadi". 
Manusia sebagai mahluk terdiri dari tujuh lapis badan (kosha atau sarira)yang membungkus kesadaran murni. Tujuh lapis badan ini adalah semua aspek lapisan-lapisan badan yang terkait dengan pengalaman subyektif kita sebagai "sang aku" atau sebagai mahluk.

Diurutkan dari yang paling kasar sampai dengan yang paling halus, badan-badan ini sebagai berikut :
  1. Sthula Sarira (Annamaya Kosha lapisan kasar)

Sekar Madya