OM SWASTYASTU * SELAMAT DATANG DI SASTRA AGAMA INI * SEMOGA SEMUA INFORMASI YANG DISAJIKAN DI SASTRA AGAMA BERGUNA BUAT SAUDARA DAN SAUDARI * SAHABAT DAN REKAN SEMUA * ARTIKEL YANG TERSAJI DISINI MERUPAKAN REFERENSI DARI BERBAGAI SUMBER YANG TERPERCAYA * TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online
Tampilkan postingan dengan label Swastika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Swastika. Tampilkan semua postingan

Tapak Dara

Tapak Dara (Tampak Dara) adalah simbol keseimbangan secara vertikal dan horizontal sebagaimana disebutkan dalam makna simbol "tapak dara", berarti :
  • secara vertikal, 
    • ke atas sebagai lambang untuk berbakti kepada Tuhan, 
    • ke bawah wujud kasih sayang pada semua makhluk hidup. 
  • Sedangkan silang yang horizontal berarti,
    • wujud pengabdian yang bersifat timbal balik kepada sesama umat manusia.
Tapak Dara yang dalam simbol modre (+) selanjutnya disebutkan perkembangannya,
  • menjadi simbol Swastika yang merupakan dasar

Swastika

Swastika (Svastika) adalah lambang keselarasan dan kestabilan perputaran waktu dalam siklus drama kehidupan di Bhuwana Agung ini.
Karena itu, hendaknyalah disebutkan hidup di dunia ini selaras dan stabil yang berdasarkan semangat paras - paros dalam menjaga Tri Hita Karana sehingga terjalinlah hubungan yang harmonis.
Jadi kalau mau putar, putarlah simbol swastika itu ke kanan dan putaran tersebut akan menghasilkan nol/kosong kembali. 
Dengan kekosongan yang didapat atau disebut "luang" dalam eka wara, hal ini akan kembali mengingatkan kita bahwa "semua ini berawal dari kekosongan dan lambat laun terciptalah alam ini.

Sekar Madya