OM SWASTYASTU * SELAMAT DATANG DI SASTRA AGAMA INI * SEMOGA SEMUA INFORMASI YANG DISAJIKAN DI SASTRA AGAMA BERGUNA BUAT SAUDARA DAN SAUDARI * SAHABAT DAN REKAN SEMUA * ARTIKEL YANG TERSAJI DISINI MERUPAKAN REFERENSI DARI BERBAGAI SUMBER YANG TERPERCAYA * TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA

Brahmana

Brahmana adalah orang-orang yang menekuni kehidupan spiritual dan ketuhanan serta mampu menujukkan kemahirannya tentang Weda baik teori maupun praktek dalam kehidupan sehari-hari berupa tingkah laku yang bersusila tinggi seperti halnya dahulu, seorang Resi sebagai brahmana pendeta sejati.

Dalam penggolongan catur warna disebutkan,
  • Para cendikiawan serta intelektual yang bertugas untuk memberikan pembinaan mental dan rohani serta spiritual. 
  • Seseorang yang memilih fungsi sosial sebagai rohaniawan.
Atau juga, 
  • Seseorang brahmana yang sudah tangguh (dira) dan sudah mampu mengatasi suka dan duka
  • Dipuji, disanjung maupun dihina bagi beliau diterima secara seimbang. 

    Desa Tradisional

    Desa Tradisional adalah sebuah desa yang memiliki tradisi masa lampau yang masih mempertahankan pola hidup dengan tatanan masyarakatnya yang mengacu pada aturan tradisional adat desa yang diwariskan nenek moyang mereka.

    Sampai saat ini tercatat terdapat 3 desa tradisional yang masih tersisa di Bali, dimana dalam melihat Bali sesungguhnya di Desa Tenganan – Karangasem mereka

    Sistem Informasi Desa

    Sistem Informasi Desa adalah sistem yang dikembangkan untuk mempermudah mengakses informasi-informasi yang berkaitan dengan perencanaan dan pengembangan kawasan desa di seluruh Indonesia yang dalam undang - undang desa disebutkan untuk dapat dikelola serta dapat diakses oleh seluruh masyarakat desa secara benar, sehingga :
    1. Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi

    Desa

    Kata desa berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti :
    • Tanah air; 
    • Tanah asal; 
    • Dan tanah kelahiran.
      "Seperti halnya sebuah desa tradisional di Bali yang tatanan masyarakatnya masih mengacu pada aturan tradisional adat desa yang diwariskan nenek moyang mereka."
      Dalam perkembangannya, desa diadopsi ke dalam bahasa Indonesia yang berarti kawasan tempat permukiman suatu penduduk sebagaimana dijelaskan dalam salah satu thesis tinjauan umum tentang desa pakraman dimana Soepomo menambahkan bahwa desa yang ada di Indonesia sudah dikenal sejak zaman Hindu

      Undang - Undang Desa

      Undang - Undang Desa | Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa disebutkan bahwa desa dan desa adat atau yang disebut dengan nama lain yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang memiliki batas wilayah yang berwenang untuk mengatur dan mengurus urusan pemerintahan, kepentingan masyarakat setempat berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asal usul, dan/atau hak tradisional yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesiadengan demikian :
      • Desa memiliki hak asal usul dan hak tradisional dalam mengatur dan

      Subak

      Subak adalah organisasi tradisional petani Bali yang dikepalai oleh seorang pekaseh dalam hal tata kelola dan sistem distribusi irigasi untuk pertanian dan perkebunan yang sebagaimana disebutkan Museum Subak Sanggulan Tabanan sebagai tempat peragaan kegiatan subak di Bali.

      Fungsi subak yang dalam sejarahnya telah ada di Bali sebelum kedatangan Rsi Markandeya disebutkan :
      1. Mengatur pembagian air dengan sistem

      Parahyangan

      Parahyangan adalah kewajiban manusia untuk dapat menjaga hubungan yang harmonis dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, Tuhan Yang Maha Esa yang merupakan salah satu bagian dari konsep keharmonisan Tri Hita Karana kepada yang maha suci.
      Dalam sumber kutipan Bimbingan Ketrampilan Hidup yang Berlandaskan Tri Hita Karana, dijelaskan bahwa parahyangan ini menyiratkan gambaran hidup  manusia di dunia yang bertujuan untuk :

      Sekar Madya