OM SWASTYASTU * SELAMAT DATANG DI SASTRA AGAMA INI * SEMOGA SEMUA INFORMASI YANG DISAJIKAN DI SASTRA AGAMA BERGUNA BUAT SAUDARA DAN SAUDARI * SAHABAT DAN REKAN SEMUA * ARTIKEL YANG TERSAJI DISINI MERUPAKAN REFERENSI DARI BERBAGAI SUMBER YANG TERPERCAYA * TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN ANDA
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

Sapta Wara

Sapta Wara pada Wariga | keberadaan hari / dina Sapta Wara di Bhuwana alit pada wariga dengan fungsi pokoknya disebutkan sebagai berikut :
  1. Radite ada pada Roma (rama rena, artinya lupa dan ingat),
  2. Soma ada pada Banyu (cairan tubuh),
  3. Anggara ada pada Laku (langkah),
  4. Buda ada pada Rasa dan perasaan,
  5. Wrhaspati/kamis ada pada Adegan (jelegan, sosok),
  6. Sukra ada pada Untu (gigi), konotasinya Kala, yang berarti cerdas dan kuat.
  7. Saniscara ada pada Cangkem, merupakan esensi dari Wacika.

Saptawara dalam rumus perhitungan wariga pada kalender bali disebutkan perhitungannya sebagai

berikut : 
  • Jejepan ; (Bilangan WUKU x 7 + bilangan Saptawara yang dicari) :(dibagi) 6 = sisa
  • Mina (ikan)
  • Taru (kayu)
  • Sato (hewan)
  • Patra (tumbuhan merambat/menjalar)
  • Wong (manusia)
  • Paksi (burung/unggas) 
    Sehingga urip wewaran dari Saptawara disebutkan sebagai berikut :

    • Radite mempunyai urip 5 (lima). 
    • Soma mempunyai urip 4 (empat). 
    • Anggara mempunyai urip 3 (tiga).
    • Buda mempunyai urip 7 (tujuh). 
    • Wraspati mempunyai urip 8 (delapan). 
    • Sukra mempunyai urip 6 (enam), 
    • Saniscara mempunyai urip 9 (sembilan).


    1 komentar:

    Sekar Madya